kembali lagi dengan puisi persahabatan yang katanya sahabat seorang yang sangat berharga..
ku berjalan sendiri dalam keramaian
kulalui jalan demi perempatan jalan
kulalui jalan demi perempatan jalan
tapi entah kenapa dengan kaki ku
berhenti sejenak,ketika kupandang dirinya
siapakah dia?
ku coba melangkah mengikuti arahnya
dan ternyata dia menyapaku dengan sebutan namaku
terlintas difikiran ini
apa dia mengenaliku???
aku terdiam dan terpaku dalam tangisan yang tak sadar
dan ternyata ia adalah sahabat ku
yang dulu pernah menghapus air mata ini
yang selama ini aku rindukan
yang selam ini aku hayalkan
sekarang dia ada didepanku
memberi pelukan hangat
dan membisikkan"aku rindu kamu sobat"
No comments:
Post a Comment